Theme images by MichaelJay. Powered by Blogger.

Author Info

Sosial Media

Instagram

Facebook

Blog Archive

Breaking

Text Widget

About me

About the Author

Labels

technology

BTemplates.com

featured Slider

social counter

Pages

LightBlog

Theme Support

Adbox

Blogroll

BTemplates.com

Unordered List

Recent Posts

LightBlog

Saturday, March 25, 2017

Inilah Kiprah KOMA Youth Collaboration di Tingkat Internasional, Mentor Jadi Panitia, Mentee Jadi Peserta

beritaini.com, Makassar – Muh. Dadang Wardana Mas Bakar salah satu Mentor di KOMA Youth Collaboration dinobatkan sebagai panitia Asean Youth Friendship Camp (AYFC) di Bali yang berlangsung selama 6 hari, dimulai sejak tanggal 13-18 Maret 2017
AYFC di selenggarakan oleh Asean Youth Friendship Network (AYFN) sebuah organisasi kepemudaan skala ASEAN untuk mewujudkan persahabatan budaya antar negara-negara di ASEAN. Beberapa negara yang ikut terlibat seperti Indonesia, Vietnam, Kamboja, India, Bangladesh, Nepal dan negara ASEAN lainnya.
Dadang yang sebelumnya merupakan Peserta AYFC tahun 2016 lalu di anggap kapabel untuk menjadi pelaksana pada kegiatan skala internasional tersebut.
“Saya bangga, setelah Oktober 2016 lalu menjadi peserta, sekarang bersyukur diberi kesempatan jadi panitia” Jelas Mahasiswa Psikologi UNM ini (25/03/17).
Seolah tak mau kalah, tahun ini dari 4 Mentee KOMA Youth Collaboration yang lolos seleksi menjadi peserta perwakilan Indonesia di AYFC 2017, hanya Rahmi Rasyid seoranglah yang mampu berangkat, hal itu dikarenakan keterbatasan biaya dan akomodasi kegiatan.
Menurut Rahmi Rasyid saat dikonfirmasi sabtu (25/03/17), oleh awak media, selain kecewa karena tidak semua temannya dapat berangkat ia pun mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari 24 peserta lintas negara itu “saya kecewa karena tidak semua berangkat, tapi disamping itu saya sangat bangga, karena berhasil menjadi salah satu dari 24 peserta dalam kegiatan kepemudaan itu” papar Rahmi.
Selain itu, ia juga tak lupa berterima kasih pada pemerintah Gowa, keluarga, dan rekan-rekannya di KOMA yang selalu mensupport setiap kegiatan positif yang diikutinya “Semua ini tidak akan saya raih tanpa dukungan pihak Pemda Gowa, keluarga, teman dan tentunya saudara saya di Koma. Saya berharap ini bisa jadi inspirasi bagi yang lain untuk tetap berusaha sampai menemui batas” tutupnya.(*/Nur)
Sumber: Beritaini.com

Kini bukan jamannya mengubah jaman sendirian. Kita perlu bersama-sama, kita perlu berkolaborasi. Kolaborasi itu ibarat kunci pintu rumah yang bernama masyarakat madani
-Ridwan Kamil-